Kamis, 14 November 2013

Kamis, 10 Oktober 2013

Biografi Avril Lavigne


avril lavigne
Avril Lavigne lahir di Kanada, 27 September 1984, atau lebih dikenal dengan nama Avril Lavigne, adalah seorang penyanyi pop-punk, musisi, dan aktris asal Kanada. Pada tahun 2006, Majalah Bisnis Kanada memposisikannya dalam posisi ke-7 wanita Kanada paling mengagumkan di Hollywood, dan pada tahun 2007 dia memenangkan 9 nominasi Jabra Music Contest untuk kategori Best Band In The World, berdasarkan pilihan penggemar diseluruh dunia.
Avril dilahirkan disebuah kota kecil, Napanee, Ontario. Kemampuan Avril dalam bernyanyi telah diketahui sejak ia berumur 2 tahun, ketika ibunya mengatakan bahwa Avril telah mulai ikut menyanyi lagu-lagu rohani di gereja. Keluarga Avril pindah ke Napanee saat dia berumur 5 tahun. Pada tahun 1998, Avril memenangkan kompetisi bernyanyi dalam tour resmi penyanyi Kanada, Shania Twain. Avril menyanyikan lagu Shania yang berjudul What Made You Say That.
Saat usia Avril menjelang 16 tahun, dia didaftarkan oleh Ken Krongard, seorang artis dan jurnalis, wakil dari perusahaan rekaman Arista. Ken mengundang Antonio “L.A.” Reid untuk mendengarkan nyanyian Avril disebuah studio rekaman milik Peter Zizzo di New York. Selanjutnya Avril melengkapi kontrak album perdananya, Let Go.
Album pertama Avril, Let Go, dirilis pada tanggal 4 Juni 2002 di Amerika Serikat, menduduki posisi 2 disana, dan menduduki posisi 1 di Australia, Kanada, Inggris, dan beberapa negara lainnya, dengan hits singel lagu “Complicated”, “Sk8er Boi”, “I’m with You”, dan “Losing Grip”. Album ini sangat sukses dan terjual lebih dari 17 juta diseluruh dunia, 7 juta nya terjual di US.
Ditahun 2004, tepatnya tanggal 25 Mei 2004, Lavigne merilis album kedua yang bertitel Under My SkinLet Go, terjual 12 juta diseluruh dunia dan 4 juta terjual di US. dengan hits singel lagu “Don’t Tell Me”, “My Happy Ending”, “Nobody’s Home, “He Wasn’t”, dan “Fall to Pieces”. Album ini mengikuti jejak sukses dari
220px-Avril_Lavigne_(Black_Star_Tour)_at_Kartika_Expo_(crop)
Album ketiga Avril, The Best Damn Thing dirilis pada tanggal 17 April 2007. Album ini cukup mengejutkan, karena Avril mengubah gaya bernyanyinya yang sebelumnya sangat kental dengan rock dan warna-warna gelap, menjadi lebih ceria dan berwarna pink. Album ini mempunyai hits singel lagu “Girlfriend”, “When You’re Gone”, “Hot”, dan “The Best Damn Thing”.
Avril pun pernah beberapa kali mengisi soundtrack film, diantaranya adalah film Eragon dengan singel “Keep Holding On” dan yang terbaru, film Alice in Wonderland dengan singel berjudul “Alice”.
Hingga kini, Lavigne telah merilis 4 buah album studio, yaitu Let Go (2002) yang terjual lebih dari 19 juta diseluruh dunia dengan 9 juta di US, Under My Skin (2004) yang terjual lebih dari 12 juta diseluruh dunia dan 4 juta di US, The Best Damn Thing (2007) yang terjual lebih dari 9 juta dan 2,5 juta di US, dan Goodbye Lullaby (2011) . Lavigne juga telah memproduksi delapan singel internasional, diantaranya adalah “Complicated”, “Sk8er Boi”, “I’m with You”, “Don’t Tell Me”, “My Happy Ending”, “Girlfriend”, “When You’re Gone”, “Hot”, “The Best Damn Thing”, “What The Hell”, “Smile” dan “Wish You Were Here”. Lavigne pun mengisi soundtrack untuk film Alice in Wonderland dengan lagu yang berjudul “Alice”. Ia telah menjual rekaman album dan singelnya sebanyak kurang lebih 45 juta diseluruh dunia.
Avril telah banyak melakukan aksi kepedulian, seperti Make Some Noisw, Amnesty International, Camp Will-a-way, music clearing minefield, U.S. Campaign for burma, Make-a-wish foundation, dan War Child. Dia juga memberi bantuan terhadap ALDO ads untuk para penyandang aids. Aldo menjual pernak-pernik dengan kata-kata “HEAR”, “SEE”, dan “SPEAK” dan sebuah tas edisi khusus yang hanya dijual di Aldo dept. store atau dujual secara Online. Aksi ini bertujuan untuk membantu para penyandang aids diseluruh dunia. Avril bekerja dengan Reverb, sebuah lembaga masyarakat, untuk tou nya pada tahun 2005. Avril juga menyanyikan lagu “Knocking On Heavens Door” untuk sebuah kegiatan amal.

Rabu, 29 Februari 2012

Shaolin Soccer


Shaolin Soccer adalah film Hongkong yang dirilis pada tahun 2001. Film ini disutradarai dan juga diperankan oleh Stephen Chow. Film yang mengisahkan seorang gelandangan yang ingin mengubah nasib dengan cara menerapkan ilmu bela diri shaolin yang dia miliki, dan berusaha mengumpulkan saudara-saudara seperguruannya untuk menjadi pemain sepak bola.
Pada tahun 2008, sebuah sekuel dari film ini dirilis, Stephen Chow sebagai produsernya. Film tersebut berjudul Shaolin Girl, tapi Stephen Chow tidak bermain di sekuel tersebut. Sedikit sekali pemeran dari Shaolin Soccer yang bermain di film ini. Alur CeritaSing (Stephen Chow) adalah master kung fu Shaolin, yang tujuannya dalam hidup adalah untuk mempromosikan manfaat spiritual dan praktis dari seni untuk masyarakat modern. Dia percobaan dengan berbagai metode untuk menginformasikan dunia modern tentang kung fu shaolin, beberapa di antaranya termasuk lagu komedi dan rutinitas tarian, tetapi tidak semua menanggung hasil positif. Dia kemudian bertemu dengan "Golden Leg" Fung (Ng Man Tat), Hong Kong legendaris sepak bola bintang pada zamannya, yang kini lumpuh karena pengkhianatan mantan rekan satu tim Hung, sekarang seorang pengusaha kaya. Sing menjelaskan keinginannya untuk mempromosikan penggunaan modern kung fu untuk Fung, yang awalnya adalah tidak yakin dengan ide Sing dan sikat dari permohonan-Nya.Ketika Fung menyadari Sing memiliki kekuatan otot unggul di kaki kanannya, bagaimanapun,

(^_^) wahzhoe_MOL (^_^): cerita shaolin soccer

(^_^) wahzhoe_MOL (^_^): cerita shaolin soccer: Shaolin Soccer adalah film Hongkong yang dirilis pada tahun 2001. Film ini disutradarai dan juga diperankan oleh Stephen Chow . Film...

Album Foto Bondan Prakoso